Tetes mata antibiotik dan kortikosteroid

 Tetes mata sulfasetamidayang mengandung natrium sulfasetamida 10%, 15%, dan 30% telah dibuat dan disterilkan. Metode sterilisasi yang digunakan adalah uap air mengalir 98-100 o C, penyaring bakteri, dan autoklaf 120-121 o C selama 15 menit. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan sediaan yang paling stabil selama penyimpanan 28 hari. Semua sediaan diamati kejernihan, pH dan konsentrasi natrium sediaan mengalami kenaikan pH. Kekeruhan terjadi pada sediaan yang disterilkan dengan autoklaf. Sediaan paling stabil adalah tetes mata yang mengandung natrium sulfasetamid 10% yang disterilisasi dengan penyaring bakteri.

Seringkali pasien datang ke klinik dengan keluhan telinga anjing atau kucingnya berbau tak sedap.  Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata anjing/kucing mengalami infeksi yang disebabkan oleh ear mites.   Banyak pemilik hewan yang mengabaikan kondisi telinga hewan kesayangannya, sehingga ketika infeksi telah parah baru disadarinya.  Ear mites atau yang sering disebut sebagai kutu telinga merupakan parasit yang hidup di dalam telinga anjing maupun kucing.  Parasit ini termasuk dalam suku yang sama dengan laba-laba.  Nama latin parasit ini adalah Otodectes cynotis .  Ear mites sangat kecil bentuknya, sehingga tidak dapat dilihat kasat mata, diperlukan pembesaran minimal 4x melalui lensa mikroskop.

Tetes mata antibiotik dan kortikosteroid

tetes mata antibiotik dan kortikosteroid

Media:

tetes mata antibiotik dan kortikosteroidtetes mata antibiotik dan kortikosteroidtetes mata antibiotik dan kortikosteroidtetes mata antibiotik dan kortikosteroidtetes mata antibiotik dan kortikosteroid